<$BlogRSDUrl$>
A0Z0RA   BLOGGIN
 
siapa?

Nama:Ask me! a0z0ra[at]gmail.com
Suku: Tiong Hoa
Agama: Kristen Katolik
Ras: Mongol
Adat-Istiadat: ikut orang tua
Hobi: denger musik, baca macem2, nulis macem2, nongkrong bareng temen, mendalami iman Kristiani.
Harusnya: pulang Indo, nulis macem2, kerja wartawan budaya, bina keluarga sejahtera, ikutan nongkrong bareng Romo Sandyawan dkk, ikut2 politik buat angkat derajat orang Tiong Hoa dalam hukum.
Ternyata: terdampar di San Diego CA USA, hedon dan hedon dan hedon...
Jadinya: merenungi hidup segan mati tak hendak dengan nulis2 blog



Business & Personal Loans. Great Rates. Prosper.

links
  • FannySurjana.com
    Personal Website

  • Perspektif.net
    Almighty Wimar Witoelar

  • The A. Fatih Syuhud

  • bloggers
  • aman
  • anggi
  • arb3i
  • charles
  • c1ndy83
  • della11
  • gryllidae
  • iben
  • iwriteat
  • just2itsinceimde14u
  • kesatria
  • liasupatra
  • mliauw324
  • pangestu
  • renesule
  • wiser2b


  • romanticlyrics
  • cerpena0z0ra

  • This page is powered by Blogger. Isn't yours?

    Thursday, March 18, 2004

    Pramoedya Menangis Terima Penghargaan dari Norwegia  

    Sumber : Koran Tempo, 14 Maret 2004

    Pramoedya Menangis Terima Penghargaan dari Norwegia

    JAKARTA - Sastrawan Pramoedya Ananta Toer, 79 tahun, menangis membaca surat yang diterima dari The Norwegian Authors Union, di rumahnya di daerah Bojong Gede, Bogor, kemarin.

    Isi surat yang ditandatangani Presiden the Norwegian Authors Union, Geir Polen, itu menyatakan bahwa ia mendapat penghargaan atas karyanya yang dinilai penting bagi sastra dunia dan perjuangannya bagi kebebasan dan toleransi.

    Gunawan, salah seorang menantu Pramoedya yang membacakan isi surat itu kepada Tempo News Room kemarin malam, menuturkan bahwa ia melihat Pram tersedu, "Kami kaget waktu lihat Ibu dan Bapak menangis di ruang tamu," kata Gunawan, suami Astuti Pramoedya.

    Ia mengatakan, Pram sendiri tidak menyangka bakal mendapat penghargaan itu. Surat itu dilayangkan ke Komunitas Utan Kayu. Salah satu anak Pram kemudian membawa surat itu ke Bojong Gede tanpa mengetahui isinya. "Dipikirnya surat biasa", ucapnya.

    Menurut Gunawan, sesaat setelah diketahui bahwa Pram mendapat penghargaan, seluruh keluarga berkumpul di ruang tamu itu. "Di negara lain saja masih menghargai karya-karya saya, di negara sendiri tidak," kata Gun mengutip pernyataan Pram kepada anak, menantu dan cucunya.

    Hari itu, kata dia, anak, menantu dan cucu Pramoedya berkumpul untuk merayakan ulang tahun Maemunah, istri Pramoedya yang ke-76 tahun. Suasana ulang tahun masih terasa hingga pukul 22.30 WIB. Terdengar musik karaoke di belakang suara Gunawan.

    Atas penghargaan itu, Pramoedya berhak menerima 100 ribu krone Norwegia atau sekitar Rp. 125 juta. Rencananya, penghargaan akan diserahkan di Jakarta pada April mendatang. Ini lantaran Pram masih dalam kondisi sakit.

    Penghargaan itu melengkapi penghargaan sebelumnya. Ia antara lain pernah menerima pengharaan :

    a.. Ramon Magsaysay dari Filipina (1995)
    b.. Stiching Wertheim dari Belanda (1995)
    c.. Freedom to Write Award dari PEN Amerika (1998)
    d.. Fukuoka Asian Culture Grand Prize dari Jepang (2000)
    Pram juga pernah menerima penghargaan UNESCO Madanjeet Singh Prize 1996 atas sumbangsih dan dedikasinya untuk mempromosikan sikap antikekerasan dan rasa toleransi sesama manusia melalui karya-karyanya. Ia juga pernah memperoleh pernghargaan dari Universitas Michigan bersama tiga penerima penghargaan lain, termasuk sekjen PBB Kofi Annan.

    Karya-karya sastrawan kelahiran Blora, Jawa Tengah, 6 Februari 1925, itu telah diterjemahkan ke dalam 37 bahasa. Yang terbaru, pada Januari lalu, beberapa karyanya diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani, Swedia, Polandia, dan Spanyol.

    Pram juga pernah diunggulkan untuk meraih hadiah Nobel pada 1995


    * martha w. silaban/tnr


    Permalink - a0z0ra @ 10:15 AM  |   0 comments

    syndicate me

    XML +del.icio.us

    Subscribe with Bloglines

    search
    Google

    twitter updates!
    follow me on Twitter


    hore!
  • Blogger Indonesia of the week #43
    by A. Fatih Syuhud

  • Pak Gendut & Madona
    published short story

  • Graffiti Gratitude
    published poems

  • nyang okeh
  • Doa Orang Hedon
  • Indonesiaku Indonesia kartupos
  • POWER
  • Agama Segala Bangsa
  • The Celebration of Nothingness
  • Proses Mengulur
  • Gombal
  • Pengharapan
  • Dimana garisnya
  • O, kalian yang tulus dan teguh dalam kesucian
  • Jalankan dan teruskan!
  • Balada si Jelek
  • Cantik itu Relatif?
  • Suara dari Kelompok Lain
  • Misconception about Orang Cakep & Kaya

  • jaman baheula
  • April 2003
  • July 2003
  • August 2003
  • September 2003
  • October 2003
  • November 2003
  • December 2003
  • January 2004
  • February 2004
  • March 2004
  • April 2004
  • May 2004
  • June 2004
  • July 2004
  • August 2004
  • September 2004
  • October 2004
  • November 2004
  • December 2004
  • January 2005
  • February 2005
  • March 2005
  • April 2005
  • May 2005
  • June 2005
  • July 2005
  • August 2005
  • September 2005
  • October 2005
  • November 2005
  • December 2005
  • January 2006
  • February 2006
  • March 2006
  • April 2006
  • May 2006
  • June 2006
  • July 2006
  • August 2006
  • September 2006
  • October 2006
  • November 2006
  • December 2006
  • January 2007
  • February 2007
  • March 2007
  • April 2007
  • May 2007
  • June 2007
  • July 2007
  • August 2007
  • September 2007
  • October 2007
  • November 2007
  • December 2007
  • January 2008
  • February 2008
  • March 2008
  • April 2008
  • May 2008
  • June 2008
  • July 2008
  • August 2008
  • September 2008
  • October 2008
  • November 2008
  • February 2009
  • March 2009
  • April 2009
  • May 2009
  • June 2009
  • July 2009
  • August 2009
  • September 2009
  • October 2009
  • November 2009
  • December 2009
  • January 2010
  • February 2010
  • March 2010
  • April 2010
  • May 2010
  • June 2010
  • August 2010
  • September 2010
  • December 2010
  • June 2011
  • May 2013
  • December 2014
  • January 2015
  • November 2016