<$BlogRSDUrl$>
A0Z0RA   BLOGGIN
 
siapa?

Nama:Ask me! a0z0ra[at]gmail.com
Suku: Tiong Hoa
Agama: Kristen Katolik
Ras: Mongol
Adat-Istiadat: ikut orang tua
Hobi: denger musik, baca macem2, nulis macem2, nongkrong bareng temen, mendalami iman Kristiani.
Harusnya: pulang Indo, nulis macem2, kerja wartawan budaya, bina keluarga sejahtera, ikutan nongkrong bareng Romo Sandyawan dkk, ikut2 politik buat angkat derajat orang Tiong Hoa dalam hukum.
Ternyata: terdampar di San Diego CA USA, hedon dan hedon dan hedon...
Jadinya: merenungi hidup segan mati tak hendak dengan nulis2 blog



Business & Personal Loans. Great Rates. Prosper.

links
  • FannySurjana.com
    Personal Website

  • Perspektif.net
    Almighty Wimar Witoelar

  • The A. Fatih Syuhud

  • bloggers
  • aman
  • anggi
  • arb3i
  • charles
  • c1ndy83
  • della11
  • gryllidae
  • iben
  • iwriteat
  • just2itsinceimde14u
  • kesatria
  • liasupatra
  • mliauw324
  • pangestu
  • renesule
  • wiser2b


  • romanticlyrics
  • cerpena0z0ra

  • This page is powered by Blogger. Isn't yours?

    Wednesday, November 05, 2003

    Kejar Amerika - A film by David Sungkar 

    Akibat pengaruh Hollywood,Mtv, dan American fast food, Amerika dikenal dan dipuja begitu tinggi. Amerika seperti menjadi sebuah negara di awan-awan. Sehingga terbentuklah image bahwa Amerika adalah sebuah negara yang perfect. Sebuah negeri yang sepertinya apapun yang ada disana lebih maju dari tempat manapun. Tempat dimana mimpi menjadi nyata. American dreams.

    Sebetulnya kurang lebih seperti itulah konsep dasar yang ingin ditawarkan Kejar Amerika, debut film dari sutradara asal Amerika, David Sungkar.

    Inti cerita adalah tentang dua orang Indonesia Bayu (Kesso) dan Jimi (Bobby Orlando) yang memenangkan hadiah liburan ke Amerika. Mereka memenangkan kompetisi undian berhadiah Mustang Cola, minuman ringan keluaran Amerika.

    Namun cerita ini dibuka dengan adegan perampasan formula obat terlarang ‘White Death" (bukan White Drugs seperti yang sebelumnya ditulis-Red). Adegan ini berlangsung di sebuah flat di Thailand. Opening scene ini pula yang sekaligus selanjutnya menjadi benang merah dari keseluruhan cerita film.

    Tetapi sebagai established scene agaknya tidak terlalu maksimal digarap. Padahal sudah jauh-jauh shooting ke Thailand. Selain setting yang kurang tergarap, akting dua bandit mafia di scene ini terasa mirip bandit-bandit di film anak-anak Power Rangers. Acungan jempol buat aktor yang memerankan ilmuwan penemu White Death. Aktingnya yang wajar sangat mendukung intensitas scene.

    Selanjutnya dua anak muda Indonesia Bayu dan Jimi sudah ada di Amerika, di kota San Fransico tepatnya.

    Dua hari pertama di lewati dengan suasana liburan. Browsing kota San Fransisco. Sayangnya tidak ada penekanan Bayu dan Jimi menikmati kota ini. Setidaknya sebagai first timer menjadi turis di negeri impian mereka.

    Sebaliknya David malah kemudian memilih untuk berlarut-larut dengan adegan bertemu pejalan kaki yang kebetulan orang Indonesia. Dan kebetulan pula menabrak Maya (Pretty Asmara), gadis Indonesia. Selanjutnya mereka dinner di rumah tante Rina (Aleida Palenewan, bukan Eddies Adelia-Red) yang orang Indonesia pula. Betapa sebuah kebetulan yang berlarut-larut.

    Bisa dipahami, David bermaksud untuk memberikan giant-close up tentang masyarakat Indonesia di Amerika. Lihatlah, adegan cut to cut dengan orang-orang Indonesia yang beropini tentang kehidupan di sana.

    Atau barangkali juga David berupaya menjadikan filmnya sebuah library opini masyarakat Indonesia di Amerika. Maklum, debut David Sungkar ini juga film pertama yang memotret orang Indonesia yang mukim di luar negeri. Tapi pilihan ini justru mengendorkan denyut cerita. Walau ada kisah Tante Rina yang ‘dikejar’ keluar dari Indonesia.

    Setidaknya cerita berputar-putar terlampau jauh, kalau kemudian ternyata masalah yang dihadapi Bayu dan Jimi adalah sekelompok mafia drugs.

    Film terasa back on track saat Bayu dikejar kelompok mafia yang dipimpin lagi-lagi oleh orang Indonesia bernama Gafar (Richard Chang). Setidaknya bahasa Indonesia Gafar, sekaku apapun logatnya, menuntun penonton pada kesimpulan demikian.

    Film di tutup oleh sebuah rujukan bahagia yang menjadi warna dari endingnya.

    Lalu apa yang tertinggal buat penonton?

    Kejar Amerika adalah sedikit dari film Indonesia yang digarap seorang sutradara berkebangsaan asing. Apakah dengan demikian film Kejar Amerika menjadi pengecualian? Ternyata tidak. Biasa saja.

    Kelebihannya, sebagai seorang yang berkebangsaan Amerika Serikat, David Sungkar boleh dinyatakan berhasil dalam hal menata cerita dengan atmosfir yang kental indonesianisnya. Untuk ini David Sungkar layak disaluti.

    Lihat betapa fasihnya David bertutur tentang budaya ‘untung’-nya orang Indonesia. Yaitu sewaktu Maya tertabrak mobil Bayu. Ringan disambut tante Rina dengan ucapan “masih untung…”.

    Secara keseluruhan, debut David terkesan sebagai sebuah film yang kental dengan rhythm film-film Hollywood, tetapi dibawa pada nuansa Indonesia. Menjadikan film ini seperti sebuah pertunjukan teater saduran dari bahasa asing.

    Namun keuntungannya, irama dialogue terasa lebih leluasa bagi pemain-pemain Indonesianya. Menjadikan setiap percakapan jelas pada makna, serta menggunakan bahasa yang akrab dengan telinga.

    Yang janggal justru terlihat dari lemahnya set design dan sinematografi, terutama dalam memproyeksikan beragamnya lokasi shooting. Ada Thailand, Indonesia, dan Amerika Serikat tentunya. Tidak ada eksplorasi lokasi dengan berusaha menampilkan gambar-gambar apik. Dengan kata lain, sedikit sekali energi yang disisakan di film ini untuk menarik daya khayal penonton untuk bersama-sama terlibat dalam pertualangan Bayu.

    Sebaliknya, penonton hanya dipaku dengan untaian cerita yang begitu teratur dan terjaga nafasnya. Sehingga dari cerita, Kejar Amerika nampak tampil prima.

    Kejutan-kejutan selalu disiapkan di hampir setiap konflik yang terjadi. Hingga twist besar di akhir film membuat Kejar Amerika sebuah surprise party buat penonton.(pl)

    Diambil dari: .::|NeoPictures Official Web Site|::.


    Permalink - a0z0ra @ 1:13 PM  |   0 comments

    syndicate me

    XML +del.icio.us

    Subscribe with Bloglines

    search
    Google

    twitter updates!
    follow me on Twitter


    hore!
  • Blogger Indonesia of the week #43
    by A. Fatih Syuhud

  • Pak Gendut & Madona
    published short story

  • Graffiti Gratitude
    published poems

  • nyang okeh
  • Doa Orang Hedon
  • Indonesiaku Indonesia kartupos
  • POWER
  • Agama Segala Bangsa
  • The Celebration of Nothingness
  • Proses Mengulur
  • Gombal
  • Pengharapan
  • Dimana garisnya
  • O, kalian yang tulus dan teguh dalam kesucian
  • Jalankan dan teruskan!
  • Balada si Jelek
  • Cantik itu Relatif?
  • Suara dari Kelompok Lain
  • Misconception about Orang Cakep & Kaya

  • jaman baheula
  • April 2003
  • July 2003
  • August 2003
  • September 2003
  • October 2003
  • November 2003
  • December 2003
  • January 2004
  • February 2004
  • March 2004
  • April 2004
  • May 2004
  • June 2004
  • July 2004
  • August 2004
  • September 2004
  • October 2004
  • November 2004
  • December 2004
  • January 2005
  • February 2005
  • March 2005
  • April 2005
  • May 2005
  • June 2005
  • July 2005
  • August 2005
  • September 2005
  • October 2005
  • November 2005
  • December 2005
  • January 2006
  • February 2006
  • March 2006
  • April 2006
  • May 2006
  • June 2006
  • July 2006
  • August 2006
  • September 2006
  • October 2006
  • November 2006
  • December 2006
  • January 2007
  • February 2007
  • March 2007
  • April 2007
  • May 2007
  • June 2007
  • July 2007
  • August 2007
  • September 2007
  • October 2007
  • November 2007
  • December 2007
  • January 2008
  • February 2008
  • March 2008
  • April 2008
  • May 2008
  • June 2008
  • July 2008
  • August 2008
  • September 2008
  • October 2008
  • November 2008
  • February 2009
  • March 2009
  • April 2009
  • May 2009
  • June 2009
  • July 2009
  • August 2009
  • September 2009
  • October 2009
  • November 2009
  • December 2009
  • January 2010
  • February 2010
  • March 2010
  • April 2010
  • May 2010
  • June 2010
  • August 2010
  • September 2010
  • December 2010
  • June 2011
  • May 2013
  • December 2014
  • January 2015
  • November 2016