<$BlogRSDUrl$>
A0Z0RA   BLOGGIN
 
siapa?

Nama:Ask me! a0z0ra[at]gmail.com
Suku: Tiong Hoa
Agama: Kristen Katolik
Ras: Mongol
Adat-Istiadat: ikut orang tua
Hobi: denger musik, baca macem2, nulis macem2, nongkrong bareng temen, mendalami iman Kristiani.
Harusnya: pulang Indo, nulis macem2, kerja wartawan budaya, bina keluarga sejahtera, ikutan nongkrong bareng Romo Sandyawan dkk, ikut2 politik buat angkat derajat orang Tiong Hoa dalam hukum.
Ternyata: terdampar di San Diego CA USA, hedon dan hedon dan hedon...
Jadinya: merenungi hidup segan mati tak hendak dengan nulis2 blog



Business & Personal Loans. Great Rates. Prosper.

links
  • FannySurjana.com
    Personal Website

  • Perspektif.net
    Almighty Wimar Witoelar

  • The A. Fatih Syuhud

  • bloggers
  • aman
  • anggi
  • arb3i
  • charles
  • c1ndy83
  • della11
  • gryllidae
  • iben
  • iwriteat
  • just2itsinceimde14u
  • kesatria
  • liasupatra
  • mliauw324
  • pangestu
  • renesule
  • wiser2b


  • romanticlyrics
  • cerpena0z0ra

  • This page is powered by Blogger. Isn't yours?

    Friday, October 31, 2003

    Balada Orang Sipit - bagian pertama 

    PROLOG: Seperti orang asing. Terasing di mana-mana.

    Ketika saya buka puisi mereka melihat dengan dahi terkerut
    Orang sipit coba-coba puisi, seakan-akan
    Orang sipit coba-coba sastra, seakan-akan

    Ketika bersantun ke IKJ saya dipandang aneh
    Enggan menerima orang sipit di lingkaran kami
    Enyah

    Orang sipit harusnya berdomisili di lingkungan sipit
    Mari pergi ke Mall! Pergi ke Singapura! Pergi ke Florida!
    Mari bersekolah di Amerika! Di Australia! Di Singapura!
    Di manapun asal punya duit. Kalo gak ada, pergi saja ke Tarumanegara.
    Full orang sipit.

    Ketika saya buka keinginan masuk UGM, semua orang resah
    Mau apa di PT negri? Bisa ditindas kamu.
    Sadar kaca. Wahai orang sipit. KTP pun engkau beda angka.

    Ketika saya buka keinginan ambil dunia seni dan sastra, orang mencak-mencak
    Dapetin duit dari mana kamu ntar lulus? Pulang Indo gak bakalan jadi apa-apa
    Vonis mati. Tak ada jalan buat orang sipit di dunia itu, seakan-akan.

    Ketika saya kepikiran pulang kembali ke tanah kelahiran, orang mengkerut.
    Ngapain di sana? Bahaya dan gak bisa hidup tentram aman damai sentosa.
    Hai. Bukan negeri kita. Banyak yang benci kita karena kita kaya, katanya.

    Negara siapa ini? Bersama? Berusaha punya nasionalisme pun jadi bingung
    Karena yang ngaku empunya negara kadang berasa ada syarat tersembunyi:
    asalkan bukan matanya sipit dan gak bawa-bawa salib

    Sialan! Seruku kadang-kadang.
    Ketika ingin pulang keringat dingin menghadang
    "Kerusuhan?"

    Kamilah kaum yang tak punya negara di mana-mana.
    Generasi orang Cina tanpa bahasa Cina.
    Ketika kami melanglang buana, entah kerja entah sekolah,
    kami disapa "Ni hao ma?"

    Kadang ingin kami lempar mata sipit dan kuning pucat kami karena telah mengkhianati kebangsaan
    Kadang ingin kami bunuh mereka yang benci kami, walau akhirnya bunuh diri

    Pemuda kami tumbuh tertunduk geram karena tidak bisa melindungi kaum wanitanya
    Pemudi kami tumbuh bersipu malu karena terbuka lebar tanpa perlindungan

    Kamilah kaum yang terlahir jadi kambing hitam
    ketika ada yang salah dengan negeri kami, mereka tuding! tuding! sembari tutup mata, kadang-kadang
    sekarang ini kami dibilang kurang nasionalis dan raja egois juga hobi korupsi
    sementara yang paling rajin korupsi adalah mereka yang menginjak-injak kami
    lalu boneka ekonomilah kami dipermainkan dalang-dalang raja

    Kadang ingin kami tidak jadi kaya, dalam mimpi
    Cukup hidup sederhana dan merindukan kawan berbagai bangsa, ikut bermain seni, politik dan agama
    Tapi dalam penindasan ini kami dicuci-otak bahwa kami cuman bisa cari bahagia lewat harta

    Dan kabur ke negeri lain, tentu saja

    >> Bersambung


    Permalink - a0z0ra @ 12:30 AM  |   0 comments

    Tuesday, October 28, 2003

    Planet Ninus: dunia Kata Adhika Annissa a.k.a. Ninus 

    Planet Ninus: dunia Kata Adhika Annissa a.k.a. Ninus

    ..tanda2 kita mulai tua: anak SMP punya talent & pengalaman lebih banyak dari anak hedon umur 21

    Mengapa? Mengapaaaa??????


    Permalink - a0z0ra @ 12:51 AM  |   0 comments

    Monday, October 27, 2003

    Apuse - blog isinya keren juga 

    http://apuse.com/

    Terlalu terlena dalam hedonisme jadi lambat bergerak, jadi terus merangkak
    Kalau sudah begitu, kapan mau berlari? Kapan mau siap? Kapan mulai belajar? Kapan mau mengejar?

    Kadang-kadang kepuasan akan hidup bisa jadi hambatan untuk berkembang


    Permalink - a0z0ra @ 4:18 PM  |   0 comments

    Napster is back! 

    Go to http://www.napster.com/ and pre-register to receive 5 FREE tracks by Oct. 29!

    Ada lagu2 Indo gak yaa...

    *Happy & berharap mode


    Permalink - a0z0ra @ 3:55 PM  |   0 comments

    Sunday, October 26, 2003

    Isenk - Girlfriend quiz 

    Nyah-nyah-nyah..

    You're Perfect ^^
    -Perfect- You're the perfect girlfriend. Which
    means you're rare or that you cheated :P You're
    the kind of chick that can hang out with your
    boyfriend's friends and be silly. You don't
    care about presents or about going to fancy
    placed. Hell, just hang out. You're just happy
    being around your boyfriend.


    What Kind of Girlfriend Are You?
    brought to you by Quizilla


    Permalink - a0z0ra @ 2:19 PM  |   0 comments

    Wednesday, October 22, 2003

    Cowok-cowok Keren 

    Sabtu, 18 Oktober 2003 09:18
    Cowok-cowok Keren
    Oleh : Ade Armando

    Tampaknya ada persoalan serius dengan logika para pengelola stasiun
    televisi swasta kita. Dalam beberapa bulan terakhir ini, sejumlah
    stasiun kembali memasang informasi ''klasifikasi'' program tatkala
    acara ditayangkan. Yang dimaksud ''klasifikasi'' di sini adalah
    pengkategorian program berdasarkan muatan tayangan yang ditujukan
    untuk membantu penonton lebih selektif memilih tontonan.

    Jadi, ada program yang masuk dalam kategori ''SU'' (semua
    umur); ''BO'' (bimbingan orang tua); serta ''17+'' atau ''DW'' (hanya
    boleh ditonton oleh mereka yang sudah dewasa).
    Pemberian peringatan semacam ini sebenarnya baik.

    Stasiun televisi sepertinya ingin membantu orang tua dalam menentukan
    tayangan mana yang pantas dikonsumsi seluruh keluarga, mana yang
    tidak, dan mana yang kalaupun bisa ditonton anak-anak tapi perlu
    dengan pendampingan orang tua.

    Praktik ini merujuk pada apa yang dikembangkan di Amerika Serikat
    pada pertengahan 1990-an sebagai jawaban terhadap meningkatnya kritik
    yang dilancarkan publik tentang semakin tidak sehatnya tayangan
    televisi bagi anak-anak mereka.

    Namun, saat ini kita melihat bahwa praktik ini diterapkan secara
    serampangan di Indonesia. Salah satu contoh terbaik mungkin adalah
    sinetron Cowok-cowok Keren (CCK )yang ditayangkan RCTI. Sinetron ini
    berfokus pada petualangan seks sejumlah pria kaya Jakarta. Celakanya,
    RCTI menayangkannya pada jam tayang keluarga, dengan rating ''BO''.

    Dengan kata lain RCTI mempersembahkan acara ini kepada penonton semua
    umur, meski dengan peringatan: ''... para orang tua harap mendampingi
    anak-anak lho ....''
    Kita tidak perlu menjadi kritikus seni ataupun ahli pendidikan untuk
    tahu bahwa CCK sejak awal seharusnya tidak pernah tersaji, apalagi di
    stasiun televisi dengan wibawa sebesar RCTI.

    CCK adalah tayangan yang buruk luar biasa. Di sepanjang tayangan,
    hadir perempuan-perempuan yang ditampilkan sebagai kambing:
    berlenggak-lenggok dengan pakaian minim, sok-sok manja dan menggoda,
    serta mengeluarkan pernyataan dungu.

    Dalam salah satu episode, ditampilkan adegan pertandingan catur yang
    bersyarat siapa pun yang kehilangan buah catur harus melepaskan
    pakaian satu per satu. Karena si perempuan memang pandir, sebelum
    pertandingan berakhir, ia sudah harus mananggalkan semua pakaiannya!
    Bagaimana mungkin adegan semacam ini dipersembahkan bagi anak-anak
    Indonesia?

    Kemesuman merajalela di acara ini. Setiap pekan kita disuguhi adegan
    berlangsungnya semacam pesta seks. Ada karakter yang digambarkan
    sebagai ''berganti-ganti pasangan tidur'', memiliki kebiasaan
    menyimpan celana dalam pasangannya, dan yang bicara dengan
    terbuka, ''Seks ada di malam hari; karena itu wanita hanya
    menggairahkan di malam hari.''

    Kaum perempuan juga digambarkan sangat rendah. Bila tidak sebagai
    objek seks, perempuan tampil sebagai makhluk dominan yang menindas.
    Salah satu tokoh perempuan di CCK adalah wanita kaya yang menguasai
    suami, selalu curiga, dan senang memerintah dengan ekspresi penyihir
    dari gunung selatan.

    Suatu kali ia memerintahkan suaminya membawa cucian ke laundry. Sang
    suami dengan wajah memelas mengikuti perintah itu. Sejumlah perempuan
    lain yang mendengarkan percakapan itu, berkomentar, ''Cita-cita Bu
    Kartini juga tidak sejauh ini.''

    Ada pula karakter pembantu yang digambarkan ''merem-melek'' dan
    menelan air liur setiap kali dan membayangkan para perempuan
    berbikini yang lalu lalang di hadapannya. Suatu kali, mungkin karena
    sedemikian terganggunya, ia bicara pada istrinya, ''Malam ini, Mas
    pengen ....'' Dijawab sang istri, ''Nggak bisa, saya lagi palang
    merah.''

    Jadi, tampaknya RCTI memang tidak sungguh-sungguh
    dengan ''klasifikasi'' acara yang mereka susun sendiri. Tapi, mungkin
    juga ada penjelasan lain. Mungkin ini ada kaitannya dengan strategi
    pemasaran. RCTI tahu CCK bukan tontonan keluarga dan akan menuai
    protes.

    Namun, gelombang protes mungkin bisa menjadi promosi gratis. Dan
    dengan menayangkannya beberapa pekan di jam utama, RCTI berharap
    sudah ada cukup banyak fans CCK yang nantinya akan bersedia menonton
    sinetron favoritnya ini bila jam tayangnya dipindahkan menjadi lebih
    malam. Kalau memang ini alasan mereka, betapa menyedihkannya.

    http://www.republika.co.id/berita/kolom/2003/10/18/143443.shtm


    Permalink - a0z0ra @ 11:43 AM  |   0 comments

    Monday, October 20, 2003

    David Blaine 

    My nightmare has a new face: David Blaine!
    *terbangun tersengal2 dan keluar keringat dingin

    Kemaren Sabtu nonton videonya Sonny ttg "pesulap" mutakhir blkgan ini...

    http://www.davidblaine.com

    Ini orang apa orang ya? Beneran ada jinnya apa emang ELmunya bisa dipelajari? Kenapa berhub sama penyiksaan badan sih? Dibakar, dikubur, dikurung es, gak makan 44 hari.. aarrghhh.. serem banget...

    Seakan2 dia mo nyaingin Yesus aja! Jangan2 anti-Christ, e? *tuding2

    Di video yang kita nonton rame2 itu, ceritanya dia kasih show gratis di jalanan, nyomot orang trus ditanyain mo liat "magic" apa gak. "Magic"nya macem2, dari yang standard ala kartu, koin, muter tangan sampe yang bizarre kayak nebak nama orang yang disayang en nama barang (macemnya Dedi Corbuzier), bahkan yang extremely SUPER BIZARRE bangsanya bantuin orang menang lotere (!) sama terbang melayang kira2 2 inci (macemnya orang2 mistis di India gitu).. Ngeliatinnya kayak berasa X-Files..

    Si David ini nongol di macem2 street di USA, bahkan sampe ke Brazil. Moga2 aja gak pernah kepikiran ke Tucson. Kaga mao ketemu dah! *freaked out* Jangan2 dibelakang saya ada..

    ... David Blaine
    *terbangun tersengal2 dan keluar keringat dingin


    Permalink - a0z0ra @ 12:40 AM  |   0 comments

    Wednesday, October 15, 2003

    Nick nci di IM 

    Malem kemaren: kamar kaya kandang babi

    Siang ini: kantor kaya kantor sapi

    Haiyah...


    Permalink - a0z0ra @ 1:25 PM  |   0 comments

    Tuesday, October 14, 2003

    MEMOIR KEJAM I: Gadis Cantik 

    Gadis cantik! Sayang! Cinta termangu-mangu merah wajahnya
    Masih perawan ia dan lugu terlihat

    Siapa hendak melamar? Gadis cantik dari rumah sebelah
    Kalau keluar rumah dan temu sapa ia tersenyum amboi manisnya

    Gadis cantik ikut main-main bersama kawan-kawan seperjuangan
    Gadis cantik ikut berlari-lari bersama kawan-kawan sepermainan
    Di tangannya kadang ada bola kadang ada boneka

    Gadis cantik baru umur 12 tahun
    Betapa muda

    Siapa tidak tergoda? Gadis cantik masih lucu masih imut-imut masih sopan

    Gadis cantik kulitnya mulus dan belum bercacat
    Gadis cantik pipinya merah masih segar
    Gadis cantik tersenyum jika diajak bicara
    Gadis cantik menyapa jika disapa ramah

    Gadis cantik terlena dibawa orang tawarkan manisan
    Gadis cantik menghilang

    Kemana? Kemana?
    Kampung kehilangan setangkai bunga
    Belum sempat mekar ia, sudah dipetik orang
    Dan dibiarkan kering kerontang

    Gadis cantik
    Ditemukan di kali sudah mengambang

    Kata orang, wangi tubuhnya harum kembang


    Permalink - a0z0ra @ 1:22 AM  |   0 comments

    Friday, October 10, 2003

    Quo Vadis - Petrus 

    Yang selalu bikin aku trenyuh adalah membayangkan saat2 Petrus menghadapi godaan terakhirnya, disalibkan di Roma.

    (Kalo salah benerin ya?)

    Petrus sudah berpikir seribu kali, mengeluarkan peluh darah dan menangis berjuta-juta sebelum ia akhirnya memutuskan untuk hijrah dari Roma. Kematian terlampau berat untuk diterima.

    Tapi di tengah jalan, Petrus menemui seseorang yang menyerupai Tuhan Yesus sedang berjalan berlawanan arah, menuju Roma. Segera Petrus mencegat orang ini.

    "Quo Vadis?" tanya Petrus. Mau ke mana.

    "Ke Roma. Untuk disalibkan kembali" jawab orang itu sambil tersenyum.

    Petrus mengaku dosa dan menangis sejadi-jadinya. Dan kuasa Roh Kudus kemudian bangkit kembali di atas kepengecutannya yang dulu menghantui ia. Dan segeralah Petrus setengah berlari kembali ke Roma, untuk disalibkan.

    Dan benarlah. Tidak beberapa lama prajurit2 telah menangkap ia untuk disalibkan. Petrus, penuh dengan Roh Kudus, dengan berani memberi dirinya.

    Untuk menebus kepengecutannya, ia bahkan meminta para prajurit untuk menyalibkannya terbalik.


    Permalink - a0z0ra @ 12:33 AM  |   0 comments

    Wednesday, October 08, 2003

    My Online Quiz 


    Tuesday, October 07, 2003

    Kapan Pulang? - Cerpen Yanusa Nugroho 

    http://www.suarapembaruan.com/News/2003/10/05/Budaya/cerpen.htm


    Permalink - a0z0ra @ 12:49 AM  |   0 comments

    Monday, October 06, 2003

    Kesepian 

    Ketika orang pernah merasakan kesepian, emosi mulai keluar dan dijadikan fakta
    Cari-cari pegangan dan cari-cari musuh dan kawan
    Cari-cari tujuan hidup dan sesuatu untuk diperjuangkan

    Ketika kesepian mulai dimanfaatkan, "kami mau jadi kawan!"
    Dan keterharuan mulai memakan tempat
    Dan loyalitas diperjuangkan

    Orang buta yang baru dimelekkan, jadi marah-marah
    Orang yang memilih pilihan dan ditarik dan didorong, jadi serba salah

    "Kepala kotak yang dibundar2kan,
    kepala bundar yang dikotak2kan"
    -Iren

    .. dan video sepihak trus berjalan

    Mana semangat ecumenism-nya? Sampe kapan mau seperti ini? Masing2 sibuk cari pembenaran masing2

    "Jadi lupa sama yang kepala segitiga etcetera"
    -Iren

    Arrghh.. saya mah.. main voli saja dah
    *bugh.. yes.. servis saya lewat net


    Permalink - a0z0ra @ 11:28 PM  |   0 comments

    syndicate me

    XML +del.icio.us

    Subscribe with Bloglines

    search
    Google

    twitter updates!
    follow me on Twitter


    hore!
  • Blogger Indonesia of the week #43
    by A. Fatih Syuhud

  • Pak Gendut & Madona
    published short story

  • Graffiti Gratitude
    published poems

  • nyang okeh
  • Doa Orang Hedon
  • Indonesiaku Indonesia kartupos
  • POWER
  • Agama Segala Bangsa
  • The Celebration of Nothingness
  • Proses Mengulur
  • Gombal
  • Pengharapan
  • Dimana garisnya
  • O, kalian yang tulus dan teguh dalam kesucian
  • Jalankan dan teruskan!
  • Balada si Jelek
  • Cantik itu Relatif?
  • Suara dari Kelompok Lain
  • Misconception about Orang Cakep & Kaya

  • jaman baheula
  • April 2003
  • July 2003
  • August 2003
  • September 2003
  • October 2003
  • November 2003
  • December 2003
  • January 2004
  • February 2004
  • March 2004
  • April 2004
  • May 2004
  • June 2004
  • July 2004
  • August 2004
  • September 2004
  • October 2004
  • November 2004
  • December 2004
  • January 2005
  • February 2005
  • March 2005
  • April 2005
  • May 2005
  • June 2005
  • July 2005
  • August 2005
  • September 2005
  • October 2005
  • November 2005
  • December 2005
  • January 2006
  • February 2006
  • March 2006
  • April 2006
  • May 2006
  • June 2006
  • July 2006
  • August 2006
  • September 2006
  • October 2006
  • November 2006
  • December 2006
  • January 2007
  • February 2007
  • March 2007
  • April 2007
  • May 2007
  • June 2007
  • July 2007
  • August 2007
  • September 2007
  • October 2007
  • November 2007
  • December 2007
  • January 2008
  • February 2008
  • March 2008
  • April 2008
  • May 2008
  • June 2008
  • July 2008
  • August 2008
  • September 2008
  • October 2008
  • November 2008
  • February 2009
  • March 2009
  • April 2009
  • May 2009
  • June 2009
  • July 2009
  • August 2009
  • September 2009
  • October 2009
  • November 2009
  • December 2009
  • January 2010
  • February 2010
  • March 2010
  • April 2010
  • May 2010
  • June 2010
  • August 2010
  • September 2010
  • December 2010
  • June 2011
  • May 2013
  • December 2014
  • January 2015
  • November 2016
  • January 2017
  • February 2017
  • March 2017
  • April 2017
  • May 2017
  • June 2017
  • July 2017
  • August 2017